Jumat, 22 November 2013

Gawat, Smart TV LG Sadap Penggunanya

Gawat, Smart TV LG Sadap Penggunanya

LONDON – Laporan mengungkap bahwa smart TV keluaran LG melakukan penyadapan akitivitas penggunanya. Ini terjadi meskipun pengguna mengaktifkan aturan privasi.


Tuduhan ini muncul setelah konsultan IT asal Inggirs, JasonHuntley menemukan smart TV LG miliknya mengirim data terkait saluran yang ia tonton.


Dalam sebuah tulisan di blog, Huntley menjelaskan, ketika aturan privasi diaktivkan harusnya tidak ada data yang dikirim ke server LG. Tak hanya itu, TV juga mengirim informasi apabila perangkat terkoneksi.


Dilansir T3, Jumat (22/11/2013), ketika Huntley meminta penjelasan dari perusahaan, pihak LG menjelaskan, ketika menggunakan TV, pengguna sudah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku, termasuk mengirim data tertentu ke server LG.


“Kami baru diberitahu perihal pelanggaran data yang mungkin dilakukan LG melalui smart TV," kata juru bicara,” kata juru bicara Kantor Komisi Informasi Inggris.


"Kami akan membuat penyelidikan atas dugaan pelanggara undang-undang perlindungan data, jika melanggar, harus ada tindakan lebih lanjut," tutur

Galaxy S5 Boyong Fitur Pemindai Mata

Galaxy S5 Boyong Fitur Pemindai Mata

SEOUL - Apple dan HTC membekali produknya dengan pemindai sidik jari yang berfungsi untuk meningkatkan fitur keamanan smartphone. Tak mau mengekor, Samsung kabarnya akan memboyong fitur pemindai mata ke Galaxy S5.


Dilansir Digital Spy, Jumat, (22/11/2013), teknologi pemindai sidik jari terungkap melalui sebuah dokumen paten yang diajukan Samsung. Di mana dokumen memperlihatkan sebuah smartphone yang memiliki sesor iris dan proximoty.


Dijelaskan, kedua sensor itu dimanfaatkan untuk mengidentifikasi retina pada mata.


Seperti diketahui, Samsung kabarnya akan melepas suksesor Galaxy S4 pada Januari 2014. Rumor yang berkembang sebelumnya menyebut bahwa Galaxy S5 akan hadir dengan cangkang alumunium dan meninggalkan material plastik.


Untuk urusan kamera, Galaxy S5 akan hadir dengan sensor 16 megapiksel.

Desember, Galaxy Note 3 Pink Meluncur

Desember, Galaxy Note 3 Pink Meluncur

 

SEOUL - Samsung baru-baru ini mengumumkan rencananya untuk menghadirkan Galaxy Note 3 dalam balutan warna merah muda. Sayangnya, anggota keluarga dari seri Galaxy Note berwarna 'unyu' itu hanya akan hadir di Jerman pada Desember mendatang.

Tidak ada perbedaan spesifikasi dengan seri terdahulunya. Akan tetapi, warna merah jambu  hanya tersedia untuk model Galaxy Note 3 berkapasitas 32GB.

Dilansir Softpedia, Jumat (22/11/2013) untuk memori penyimpanan, penguna dapat menggunakan microSD hingga 64GB. Smartphone pabrikan Korea Selatan itu akan berjalan di sistem operasi Android 4.3 Jelly Bean.

Menurut AllAboutSamsung.de, Galaxy Note 3 berwarna merah jambu itu dibanderol senilai 750 euro atau sekira Rp11 juta-an (kurs Rp15.752 per euro) dengan terikat kontrak. (amr)

Ini 3 Ancaman Cyber Paling Populer

Ini 3 Ancaman Cyber Paling Populer

 

JAKARTA - Serangan cyber yang paling sering dihadapi oleh perusahaan ialah program berbahaya (malware), phishing, dan spam. Bahkan menurut survei Global Corporate IT Security Risk 2013 yang dilakukan B2B International dan Kaspersky, jumlah serangan pada tahun ini meningkat cukup pesat dibanding tahun sebelumnya.

 

Survei mengungkapkan bahwa 66 persen responden menyatakan, perusahaan mereka menjadi target serangan yang melibatkan virus, worm, spyware, dan berbagai macam program berbahaya lainnya. Tahun lalu, jumlah responden yang melaporkan serangan mencapai 58 persen. Jumlah serangan spam juga meningkat dan dilaporkan oleh 61 persen responden, sementara tahun lalu jumlah laporan mencapai 55 persen atau naik 6 persen.

 

Sedangkan perusahaan yang menjadi sasaran serangan phising 36 persen, naik 1 persen dibanding tahun sebelumnya. Meski hanya mengalami peningkatan dalam jumlah kecil, tapi phishing tetap berada di tiga teratas serangan paling dominan yang menyasar perusahaan.

 

Perusahaan-perusahaan yang berada di Amerika Selatan menjadi target yang paling sering diincar, yakni 72 persen responden dari wilayah ini menyatakan virus dan spyware adalah ancaman eksternal paling utama yang dihadapi. Selanjutnya 71 persen perusahaan-perusahaan Rusia mengakui menjadi korban, diikuti Jepang dengan 47 persen responden mengaku menjadi korban serangan malware.

 

Sementara itu, serangan spam paling sering diterima oleh perusahaan-perusahaan Amerika Utara dan Rusia dengan jumlah responden masing-masing mencapai 69 persen dan 67 persen. Sementara perusahaan-perusahaan di Timur Tengah dan Jepang yang mengalami serangan spam mencapai 55 persen dan 42 persen.

 

Perusahaan-perusahaan yang berada di Amerika Utara paling sering menjadi korban serangan phishing dibanding wilayah lain dengan 51 persen, diikuti wilayah Asia Pasifik dengan 46 persen. Sementara jumlah responden terendah untuk serangan phishing berada di Rusia, Jepang, dan Amerika Selatan dengan rata-rata mencapai 26 persen.

 

Serangan berbahaya (malware) menjadi sumber utama dibalik terjadinya kebocoran data rahasia, dimana 22 persen perusahaan melaporkan mengalami kebocoran data setelah mendapat serangan malware. Seringkali, serangan malware menyasar perusahaan-perusahaan berskala kecil dan menengah dengan persentase 23 persen, sementara jumlah perusahaan besar yang menjadi target serangan malware hanya 17 persen.

 

Kebocoran data biasanya tidak disebabkan oleh serangan phishing. Hanya 5 persen perusahaan yang melaporkan kebocoran data setelah mengalami serangan phishing. Namun, jumlah perusahaan besar yang kehilangan data karena serangan phishing sedikit lebih tinggi dibanding perusahaan kecil dan menengah dengan persentase masing-masing 6 persen  dan 5 persen.

 

"Perlindungan yang tepat untuk hadapi meningkatnya jumlah ancaman berbagai serangan yang diluncurkan terhadap perusahaan, mengindikasikan bahwa perusahaan perlu solusi keamanan profesional yang mampu secara efektif menghalau ancaman-ancaman cyber yang berbahaya," jelas Kaspersky dalam keterangan resminya, Kamis (21/11/2013).

 

Kaspersky pun mengklaim Kaspersky Endpoint Security for Business (KESB) mampu menjadi solusi untuk melindungi infrastruktur IT perusahaan. Disamping memiliki teknologi antivirus modern, KESB juga memiliki komponen yang melindungi perusahaan dari serangan tertarget, phishing, dan spam.

 

"Melalui interaksi reguler dengan layanan awan Kaspersky Security Network dan penerapan pendeteksian dan pemblokiran ancaman dengan heuristik yang kompleks, solusi Kaspersky Lab ini mampu memberikan keamanan andal bagi infrastruktur IT perusahaan berbagai ukuran," klaim Kaspersky.

Pengguna iOS & Android Bisa Bertani di Ponsel

Pengguna iOS & Android Bisa Bertani di Ponsel

 

CALIFORNIA - Game simulasi pertanian, Farming Simolator 14 resmi mendarat di platform iOS dan Android. Game ini masing-masing dijual seharga 1,99 dan 2,20 poundsterling.

Dilansir Digital Spy, Selasa (19/11/2013), Farming Simulator akan menyambangi Windows Phone, Microsoft Surface RT, dan Amazon Kindle akhir tahun ini. Juga Nintendo 3DS PlayStation Vita.

Game besutan Giants Software merupakan game yang menyuguhkan pengalaman pertanian yang realistis di konsol. "Kami melakukan penelitian untuk menyuguhkan pengalaman realistis dengan Farming Simulator 14," terang perusahaan.

Adapun, Farming Simulator memungkinkan pemain terlibat dalam berbagai aktivitas pertanian, termasuk mengelola tanaman, peternakan, dan mengelola penjualan.

Sejauh ini, game ini telah terjual 400 ribu kopi di platform Steam sejak tersedia pada 2012. (gst)

Intel Pamer Prosesor 64-bit untuk Perangkat Android

Intel Pamer Prosesor 64-bit untuk Perangkat Android

 

 

CALIFORNIA – Setelah Apple mengumumkan prosesor 64-bit untuk iPhone 5S. Sejumlah perusahaan seperti Samsung pun tak mau ketinggalan. Terbaru, Intel mengumumkan ketersediaan prosesor Bay Trail Atom 64-bit untuk Android.

Informasi itu diungkapkan langsung oleh General Manager, Mobile and Communications Group, Hermann Eul pada saat berbicara di hadapan investor Kamis (21/11) waktu setempat. Demikian dilansir Cnet, Jumat (22/11/2013).

“Tidak hanya berbicara soal Windows 64-bit, kita juga berbicara soal Android. Untuk pertama kali kami memperlihatkan kernel 64-bit berjalan pada Bay Trail dengan platform Android,” ucap Eul.

Prosesor Intel Bay Trail saat ini menyokong kinerja tablet dan perangkat 2-in-1 dari Dell, Hewlett-Packard, dan Levono. Dan kini, prosesor 64-bit berjalan pada perangkat Windows 8.1 dengan modus 32-bit.

Dengan menggunakan prosesor 64-bit, memungkinkan perangkat meboyong memori RAM lebih dari 4GB. Tak hanya itu, platform 64-bit juga mampu menangani proses data lebih besar dan efisien daripada prosesor 32-bit.

Sejauh ini, baru Apple yang menggunakan prosesor 64-bit untuk perangkat mobile. Meskipun laporan yang beredar menyebut bahwa Samsung akan meluncurkan smartphone unggulannya dengan prosesor 64-bit pada 2014. (gst)